Friday, March 26, 2010
Tuesday, March 23, 2010
Monday, March 22, 2010
Become My Soul Mate...
Are you aware of the feelings you provoke inside the deepest parts of my soul? Do you know that when I look in the mirror it's not my face I see but yours? I constantly imagine your touch and the sensations that delight my very being.
I held my love deep in my heart. It was not something I would easily give to the first sweet smile I encountered. Others have tried to reach deep and retrieve my love, but they were not you. You have awakened the love that was ready to spill from my soul. The love I've kept welled and sealed because I could not be sure if my feelings were real or just an infatuation.
I have not one doubt that you are the one, the only heart to whom I can give my love. You are the rarest and most valuable jewel to treasure. In your presence are riches and riches that can never be duplicated by any other. Say you feel the same love and become my soul mate, my life long love.
I held my love deep in my heart. It was not something I would easily give to the first sweet smile I encountered. Others have tried to reach deep and retrieve my love, but they were not you. You have awakened the love that was ready to spill from my soul. The love I've kept welled and sealed because I could not be sure if my feelings were real or just an infatuation.
I have not one doubt that you are the one, the only heart to whom I can give my love. You are the rarest and most valuable jewel to treasure. In your presence are riches and riches that can never be duplicated by any other. Say you feel the same love and become my soul mate, my life long love.
Monday, March 01, 2010
embun kesiangan
kata-kataku mengembun
pada daun kecil yang masih mau menerima
setia memeluk ranting ..
sendiri... lagi-lagi sendiri
kupilih diam pada langkah ini
sebait harap kutitipkan di kelopak bunga
mungkin lebah akan membawanya ke balik pelangi esok
pada satu titik
rinduku hanya maut atas hidup.
cintaku tak sempurna
dari tanah kembali ke tanah
tangisan langit menjadi hujan pengunjung
yasin yasin yasin......
Biarlah kulukis setangkai melati patah di balik senja pada nisanku
ada seteguk napas yang hilang
hati mengalahkan pikiranku.
cintaku tak sempurna
dari tanah kembali ke tanah
tangisan langit menjadi hujan pengunjung
yasin yasin yasin......
Biarlah kulukis setangkai melati patah di balik senja pada nisanku
ada seteguk napas yang hilang
hati mengalahkan pikiranku.
daun jingga
bagi daun yang terhempas senja ini..
aku terbaring di ujungnya
dipeluk sang bumi
bagi daun kecil yang di dera bimbang
ada ragu terselip saat angin berhembus
hidup kita sederhana
pertemuan kita sederhana
perjalanan kita sederhana
aku masih harus mati sebagai manusia
aku terbaring di ujungnya
dipeluk sang bumi
bagi daun kecil yang di dera bimbang
ada ragu terselip saat angin berhembus
hidup kita sederhana
pertemuan kita sederhana
perjalanan kita sederhana
aku masih harus mati sebagai manusia
Tuesday, December 01, 2009
jika kau mau
jika itu yang kau mau, kan kutahan tiap angin yang berhembus
terpa aku, kataku..
jika dingin kau hindari, biar kupeluk erat
kan kuberi seluruh kehangatan ini, hingga pun harus tak tersisa lagi untukku...
jika hujan pun tak ingin lagi kau temui
asal kau tau, aku akan selalu jadi rumahmu
walau hanya persinggahan... bukan tempatmu pulang
dan jika airmata kau benci, sayang
biar segala sedih
luka..
lara...
dan airmata ini
kan kusimpan sendiri
takkan kubagi lagi..
terpa aku, kataku..
jika dingin kau hindari, biar kupeluk erat
kan kuberi seluruh kehangatan ini, hingga pun harus tak tersisa lagi untukku...
jika hujan pun tak ingin lagi kau temui
asal kau tau, aku akan selalu jadi rumahmu
walau hanya persinggahan... bukan tempatmu pulang
dan jika airmata kau benci, sayang
biar segala sedih
luka..
lara...
dan airmata ini
kan kusimpan sendiri
takkan kubagi lagi..
dimana aku
Entah dimana aku sekarang.., kuraba lagi jejak2 ..
semua berpendar..... seiring dengan pudarnya bayangmu dari khayalku
aku kehilangan suar...........
semua berpendar..... seiring dengan pudarnya bayangmu dari khayalku
aku kehilangan suar...........
Thursday, December 20, 2007
Hanya Cinta yang Bisa
Dalam gelap ku masih bisa kulihat paras indah mu
Dalam penat hari ini masih bisa kau menghiburku
dengan senyum manis mu.
Dalam bisingnya dunia kau masih bisa menari dalam hatiku
Hati ku menjadi sangat tentram saat terbasuh oleh rasa cinta ini
Sungguh indah bisa mencintaimu
Meski sering kau buat jiwaku mabuk kepayang
Tapi hatiku sangat bangga bisa mencintaimu
Walau ada saat cinta membuat orang tak dapat berpikir
Sekarang dalam benakku hanya ada bayang mu
Karena aku sedang mabuk cinta
Cinta yang telah kau sematkan dalam hatiku
Kalau bukan cinta mengapa aku segila ini
Hanya Cinta yang dapat membuat jalanku terhuyung-huyung
Dan Cinta hanya yang dapat membuat mata ku hanya tertuju pada mu
Semua ini sangatlah indah..., karena itulah
Aku ingin tetap di sisimu
Karena hanya kau yang bisa membuatku hidup di dunia ini
Dalam penat hari ini masih bisa kau menghiburku
dengan senyum manis mu.
Dalam bisingnya dunia kau masih bisa menari dalam hatiku
Hati ku menjadi sangat tentram saat terbasuh oleh rasa cinta ini
Sungguh indah bisa mencintaimu
Meski sering kau buat jiwaku mabuk kepayang
Tapi hatiku sangat bangga bisa mencintaimu
Walau ada saat cinta membuat orang tak dapat berpikir
Sekarang dalam benakku hanya ada bayang mu
Karena aku sedang mabuk cinta
Cinta yang telah kau sematkan dalam hatiku
Kalau bukan cinta mengapa aku segila ini
Hanya Cinta yang dapat membuat jalanku terhuyung-huyung
Dan Cinta hanya yang dapat membuat mata ku hanya tertuju pada mu
Semua ini sangatlah indah..., karena itulah
Aku ingin tetap di sisimu
Karena hanya kau yang bisa membuatku hidup di dunia ini
Candu
Cinta ku pada mu sepertinya bagai malam tak hitam
Tetapi setiap saat kuterbangkan cinta menuju hatimu
Walau aku telah kalah untuk berpacu melawan waktu untuk mencintaimu
Tetapi aku takkan menyerah begitu saja
Walau cintaku kau sia-siakan, tetapi aku tahu kalau kau telah mengerti akan semuanya
sekarang kita telah berpisah satu sama lain tetapi apakah kau tahu ?aku tetap menunggumu
sekalipun kau tak kembali cinta hanya terbuat untuk mu
walau saat mencintai mu hatiku tersayat seperti jemari yang tersayat saat membunyikan sebuah biola
tetapi walau tersayat jemariku aku suka iramanya
karena semakin di mainkan maka akan terdengar
alunan irama indah yang dihasilkan darinya
mencintaimu seperti bermain biola
memang tersayat tetapi aku tetap menyukainya
sekarang biarlah alunan irama indah itu mengalun diantara kita
mengalunlah….mengalunlah
karena itu telah menjadi candu dalam diriku ini
Tetapi setiap saat kuterbangkan cinta menuju hatimu
Walau aku telah kalah untuk berpacu melawan waktu untuk mencintaimu
Tetapi aku takkan menyerah begitu saja
Walau cintaku kau sia-siakan, tetapi aku tahu kalau kau telah mengerti akan semuanya
sekarang kita telah berpisah satu sama lain tetapi apakah kau tahu ?aku tetap menunggumu
sekalipun kau tak kembali cinta hanya terbuat untuk mu
walau saat mencintai mu hatiku tersayat seperti jemari yang tersayat saat membunyikan sebuah biola
tetapi walau tersayat jemariku aku suka iramanya
karena semakin di mainkan maka akan terdengar
alunan irama indah yang dihasilkan darinya
mencintaimu seperti bermain biola
memang tersayat tetapi aku tetap menyukainya
sekarang biarlah alunan irama indah itu mengalun diantara kita
mengalunlah….mengalunlah
karena itu telah menjadi candu dalam diriku ini
Wednesday, December 12, 2007
lembayung bali
Menatap lembayung di langit Bali
dan kusadari betapa berharga kenanganmu
Di kala jiwaku tak terbatas
bebas berandai memulang waktu
Hingga masih bisa kuraih dirimu
sosok yang mengisi kehampaan kalbuku
Bilakah diriku berucap maaf
masa yang tlah kuingkari dan meninggalkanmu
oh cintaTeman yang terhanyut arus waktu
mekar mendewasa
masih kusimpan suara tawa kita
kembalilah sahabat lawas
kusemarakkan keheningan lubuk
Hingga masih bisa kurangkul kalian
sosok yang mengaliri cawan hidupku
Bilakah kita menangis bersama
tegar melawan tempaan semangatmu itu
oh jingga
Hingga masih bisa kujangkau cahaya
senyum yang menyalakan hasrat diriku
Bilakah kuhentikan pasir waktu
tak terbangun dari khayal keajaiban ini
oh mimpi
Andai ada satu cara
tuk kembali menatap agung surya-Mu
Lembayung Bali
dan kusadari betapa berharga kenanganmu
Di kala jiwaku tak terbatas
bebas berandai memulang waktu
Hingga masih bisa kuraih dirimu
sosok yang mengisi kehampaan kalbuku
Bilakah diriku berucap maaf
masa yang tlah kuingkari dan meninggalkanmu
oh cintaTeman yang terhanyut arus waktu
mekar mendewasa
masih kusimpan suara tawa kita
kembalilah sahabat lawas
kusemarakkan keheningan lubuk
Hingga masih bisa kurangkul kalian
sosok yang mengaliri cawan hidupku
Bilakah kita menangis bersama
tegar melawan tempaan semangatmu itu
oh jingga
Hingga masih bisa kujangkau cahaya
senyum yang menyalakan hasrat diriku
Bilakah kuhentikan pasir waktu
tak terbangun dari khayal keajaiban ini
oh mimpi
Andai ada satu cara
tuk kembali menatap agung surya-Mu
Lembayung Bali
Friday, August 24, 2007
Haruskah ku pergi
Kian terasa asing diri ini, diantaramu
yang dulu pernah kudambakan
harapan yang telah tercipta kini seakan sirna
dan resahku kian menggoda
Kian terasa menggoda bayangmu didalam jiwa
saat diri ini mencoba melupa dendam mengubur segala
kenangan indah yang tlah kita bina bersama
haruskah diri ini menjerit dan berlari
mengejar dirimu yang kian jauh melangkah.........
atau kuharus lari dari kenyataan ini
mengejar cinta dan coba melupakanmu
yang dulu pernah kudambakan
harapan yang telah tercipta kini seakan sirna
dan resahku kian menggoda
Kian terasa menggoda bayangmu didalam jiwa
saat diri ini mencoba melupa dendam mengubur segala
kenangan indah yang tlah kita bina bersama
haruskah diri ini menjerit dan berlari
mengejar dirimu yang kian jauh melangkah.........
atau kuharus lari dari kenyataan ini
mengejar cinta dan coba melupakanmu
Friday, November 24, 2006
kepak daun di padang sunyi
Ay...., kurindu dekapmu sungguh......
telaga kasihmu ...... mampu musnahkan dahaga yang ada di keseharianku.....
begitu banyak pemuja telagamu ...yang singgah kadang membuatku enggan tuk berbaur........, lebih baik kumati di kesendirian dan kehausan.... ay
telaga kasihmu ...... mampu musnahkan dahaga yang ada di keseharianku.....
begitu banyak pemuja telagamu ...yang singgah kadang membuatku enggan tuk berbaur........, lebih baik kumati di kesendirian dan kehausan.... ay
Jejak Langkah Shillouette
memandang birunya langit ...., membuat ku mengingatkan semua kenanganku pdamu.....
cinta suci tak perlu kata" ... hanya dengan pandangan mata dan perbuatan membuat kita yakin cinta itu milik kita...
tak perlu dibuat"... wajar apa adanya....,
cinta suci tak perlu kata" ... hanya dengan pandangan mata dan perbuatan membuat kita yakin cinta itu milik kita...
tak perlu dibuat"... wajar apa adanya....,
Tuesday, October 31, 2006
ingin ku mencinta
Aku hanya ingin mencinta…
Tanpa alasan apa-apa…
Tanpa aksara…
Tanpa kata-kata…
Tanpa serangkai bait puisi cinta…
Hanya dengan rasa…
Dengan kasih seutuhnya…
Rindu setulusnya…
Seandainya…
Engkau hadir sebelum dia…
Seandainya…
engkau ada dan dia tiada…
Engkau mencinta…
begitu pun ia…
Dan cinta hadir…Aku…Engkau…Dia…
Cinta yang tak butuh kata…
Cinta yang tak butuh tali pengikat jiwa…
Aku, engkau, dia…
Tak pernah berbeda…
Kita semua mencinta…
(Semoga) tanpa alasan apa-apa…
Biar cinta juga mencinta…
Hanya karena ia ingin… mencinta…
Tanpa alasan apa-apa…
Tanpa aksara…
Tanpa kata-kata…
Tanpa serangkai bait puisi cinta…
Hanya dengan rasa…
Dengan kasih seutuhnya…
Rindu setulusnya…
Seandainya…
Engkau hadir sebelum dia…
Seandainya…
engkau ada dan dia tiada…
Engkau mencinta…
begitu pun ia…
Dan cinta hadir…Aku…Engkau…Dia…
Cinta yang tak butuh kata…
Cinta yang tak butuh tali pengikat jiwa…
Aku, engkau, dia…
Tak pernah berbeda…
Kita semua mencinta…
(Semoga) tanpa alasan apa-apa…
Biar cinta juga mencinta…
Hanya karena ia ingin… mencinta…
langkah senyap.........
jiwa yang berpendar.......
perlahan senyap.......
jiwa yang terpuruk...
pada palung yang tak berdasar........
ku tak sanggup menghentikan rasa ini.....
sungguh tak sanggup.........
luka dan duka adalah syarat mutlak yang harus kutebus....
mencintaimu seperti memegang bara panas.....
yang dapat menghangatkan jiwa ini....., tapi dapat membakar habis pula ......................
Di sanalah aku..
Menghadap sang persada kembali.
Pulang dalam kesendirian.
Kembali dalam kesunyian.
Untuk mendapatkan senyap
perlahan senyap.......
jiwa yang terpuruk...
pada palung yang tak berdasar........
ku tak sanggup menghentikan rasa ini.....
sungguh tak sanggup.........
luka dan duka adalah syarat mutlak yang harus kutebus....
mencintaimu seperti memegang bara panas.....
yang dapat menghangatkan jiwa ini....., tapi dapat membakar habis pula ......................
Di sanalah aku..
Menghadap sang persada kembali.
Pulang dalam kesendirian.
Kembali dalam kesunyian.
Untuk mendapatkan senyap
Friday, October 20, 2006
selamat ulang bulan
rasa ini terlalu dalam........
akarnya telah menelusup ke segenap pori-pori tubuhku
tak ada ruang lain selain cinta ini kepadamu...
tinggal jika kau ingin...., pergilah jika kau tak ingin.......
akarnya telah menelusup ke segenap pori-pori tubuhku
tak ada ruang lain selain cinta ini kepadamu...
tinggal jika kau ingin...., pergilah jika kau tak ingin.......
Ajarkan Aku
Ajarkan kutersenyum:
Saat alam bermuram durja,
Saat semesta berduka,
Saat dunia terisak dalam tangisnya…
Ajarkan kumenangis:
Saat angkasa tersenyum bahagia,
Saat cakrawala menari gembira,
Saat persada bersuka…
Ajarkan kuterdiam:
Di tengah keramaian,
Di tengah kebisingan,
Di tengah kegalauan…
Ajarkan kuberteriak:
Dalam keheningan,
Dalam kedamaian,
Dalam kesunyian….
Ajarkan kubercermin:
Pada pantulan hati,
Pada wajah sanubari,
Pada sang mimpi
Ajarkan kubermimpi:
Tentang sebentuk angan,
Tentang sebentuk impian,
Tentang sebentuk harapan…
Ajarkan kuberharap:
Dalam ketidakpastian,
Dalam keraguan,
Dan segala kebimbangan
Ajari aku untuk tetap hidup…
ite
Saat alam bermuram durja,
Saat semesta berduka,
Saat dunia terisak dalam tangisnya…
Ajarkan kumenangis:
Saat angkasa tersenyum bahagia,
Saat cakrawala menari gembira,
Saat persada bersuka…
Ajarkan kuterdiam:
Di tengah keramaian,
Di tengah kebisingan,
Di tengah kegalauan…
Ajarkan kuberteriak:
Dalam keheningan,
Dalam kedamaian,
Dalam kesunyian….
Ajarkan kubercermin:
Pada pantulan hati,
Pada wajah sanubari,
Pada sang mimpi
Ajarkan kubermimpi:
Tentang sebentuk angan,
Tentang sebentuk impian,
Tentang sebentuk harapan…
Ajarkan kuberharap:
Dalam ketidakpastian,
Dalam keraguan,
Dan segala kebimbangan
Ajari aku untuk tetap hidup…
ite
kuingin sepiku
tak ku sebut duka itu
tak kujamah sunyi ini
saat bayangmu datang menyapa
seharusnya hari ini adalah penggenapan ke 60 hari bertautnya perasaan..yang seharusnya bahagia.., menjadi abstrak..
gores-gores sunyi makin tegas
membentuk hamparan savana tanpa oase
jingga mulai menghiasi langit dada
titik air embun serasa enggan datang di malam nanti
tak kujamah sunyi ini
saat bayangmu datang menyapa
seharusnya hari ini adalah penggenapan ke 60 hari bertautnya perasaan..yang seharusnya bahagia.., menjadi abstrak..
gores-gores sunyi makin tegas
membentuk hamparan savana tanpa oase
jingga mulai menghiasi langit dada
titik air embun serasa enggan datang di malam nanti
sapalah duka
apa lah artinya hubungan jarak jauh........
jika mentari sama diartikan lain.....
selalu banyak kejutan dari hari ke hari...
menyatukan dua kepala memang tak semudah membelah lautan
terlalu banyak ego yang menumpuk
kemarau yang panjang.. hilang oleh hujan sepagian....
terlalu banyak mungkin hati ini terserpih....
mengungkap elegi2 usang.....,
tersusun menjadi plakat2 hidup untaian kalung air mata menjelma menjadi perhiasan terindah yang kan kuberikan padanya
itu air mataku yang sekian lama membatu
mungkin memang aku merindukan duka ini .....
telah lama duka tak memelukku dengan tulus
ahhh..., betapa manisnya lara .., irisan sayatan hati... terasa begitu indah
gelak tawa lara........, manisnya kesedihan... kemana semua itu selama ini
sapalah aku kembali.........kita kembali bersenandung nyanyian sunyi...
hingga saatnya nanti.....
jika mentari sama diartikan lain.....
selalu banyak kejutan dari hari ke hari...
menyatukan dua kepala memang tak semudah membelah lautan
terlalu banyak ego yang menumpuk
kemarau yang panjang.. hilang oleh hujan sepagian....
terlalu banyak mungkin hati ini terserpih....
mengungkap elegi2 usang.....,
tersusun menjadi plakat2 hidup untaian kalung air mata menjelma menjadi perhiasan terindah yang kan kuberikan padanya
itu air mataku yang sekian lama membatu
mungkin memang aku merindukan duka ini .....
telah lama duka tak memelukku dengan tulus
ahhh..., betapa manisnya lara .., irisan sayatan hati... terasa begitu indah
gelak tawa lara........, manisnya kesedihan... kemana semua itu selama ini
sapalah aku kembali.........kita kembali bersenandung nyanyian sunyi...
hingga saatnya nanti.....
Subscribe to:
Posts (Atom)